Bunga Tapak Dara, Cantik Bunganya Banyak Khasiatnya!

bunga tapak dara

Indonesia adalah negara tropis dimana terdapat banyak jenis flora dan fauna di dalam wilayahnya. Namun dari ribuan jenis itu, baru sedikit yang telah diteliti khasiatnya.

Banyak artikel hoax yang menyebutkan banyaknya kegunaan dari tumbuhan atau tanaman di Indonesia, kebanyakan hanya mitos, resep turunan, bahkan hanya berupa keyakinan manusia yang menimbulkan efek placido.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ac/Catharanthus_roseus24_08_2012_%281%29.JPG/320px-Catharanthus_roseus24_08_2012_%281%29.JPG

Tapak dara (Catharanthus roseus) warna merah / merah muda.

Memang nyatanya, sebagian besar tumbuhan yang ada di Indonesia belum diteliti, namun sudah disebarkan “artikel ngarang”, bahkan hanya menjadi hoax yang disebarkan di internet dan media sosial secara luas, mirip kutu Jepang yang diyakini memberikan banyak manfaat.

Semua tumbuhan memang ada khasiatnya, namun karena banyak jumlahnya, maka sebagian besar yang ada di Indonesia memang belum diteliti secara sains tentang apa yang ada di dalamnya, baik itu zat yang berguna bagi tubuh ataupun yang justru, dapat menjadi penyakit!

Entah mengapa bunga yang satu ini dinamakan tapak dara, mungkin karena kelopak bunganya yang seperti tapak kaki burung dara? Kebanyakan tanaman hias yang satu ini memiliki dua jenis bunga, yaitu berwarna putih dan merah.

Tapak Dara bernama latin Catharanthus roseus, adalah perdu tahunan yang berasal dari Madagaskar, namun telah menyebar ke berbagai daerah tropika lainnya.

Di Indonesia tumbuhan hias pekarangan ini dikenal dengan bermacam-macam nama diantaranya: sindapor (Sulawesi), kembang tembaga (bahasa Sunda), dan kembang tapak dårå (bahasa Jawa, baca: tapak doro).

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d5/Apocynaceae_-_Catharanthus_roseus.JPG/320px-Apocynaceae_-_Catharanthus_roseus.JPG

Tapak Dara warna putih.

Orang Malaysia mengenal bunga ini dengan nama kemunting cina, pokok rumput jalang, pokok kembang sari cina, atau pokok ros pantai.

Sedangkan di Filipina, tumbuhan ini dikenal sebagai tsitsirika, di Vietnam sebagai hoa hai dang, di Cina dikenal sebagai chang chun hua, di Inggris sebagai rose periwinkle, dan di Belanda sebagai soldaten bloem.

Selain itu nama lain Tapak Dara di beberapa negara juga dikenal, diantaranya disebut sebagai: Madagascar periwinkle,  rosy periwinkle, noyon tora, sadaphuli, boa-noite, maria-sem-vergonha, vinca-de-madagáscar, vinca-de-gato, vinca-branca, vinca del Cabo, vinca rosa, inca rosada, putica, nithyakalyani, Barmasi, İzmir Güzeli, dan Dhafnaki.

Kandungan Tapak Dara: Anti Oksidan, Anti Kanker hingga Zat Racun

Tanaman dengan bunganya yang cantik ini ternyata mengandung banyak khasiat sebagai obat. Tumbuhan “canggih” ini memiliki zat bernama Rosendin adalah pigmen antosianidin (anthocyanidin) yang ditemukan dalam bunganya.

Juga terdapat zat bernama Vincristine, yaitu sebagai obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker, juga ditemukan dalam tanaman ini. Bunga dan daunnya berpotensi menjadi sumber obat untuk leukemia dan penyakit Hodgkin.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6d/Catharanthus_roseus-Red_flowers_of_Madagascar_Periwinkle_2.JPG/254px-Catharanthus_roseus-Red_flowers_of_Madagascar_Periwinkle_2.JPG

Red cultivar of Madagascar Periwinkle

Pada akar, batang, daun dan biji bunga tapak dara memiliki kandungan alkaloid yang bersifat anti-kanker. Kandungan alkaloid diantaranya vinblastine (VLB), vincristien (VCR), leurosine (LR), vin cadioline, leurodisibe, catharanthine, reserpine, ajmalicine dan serpentine.

Sedangkan alkaloid yang dapat menurunkan kadar gula yaitu leurosine, catharantine, lochnerine, tetra-hydroalstonine vindoline, vindolinine, norharman, lochnerine, akuammine, vincamine, vinleurosin, dan vinrosidin. Berbagai alkaloid ini beracun.

Tanda-tanda keracunan tapak dara adalah demam, loyo, dan muntah-muntah dalam tempo 24 jam. Tanda-tanda yang lain adalah neuropati, kehilangan refleks tendon, berhalusinasi, koma, dan kematian.

Khasiat Tumbuhan Tapak Dara

Tanaman hias yang satu ini yang memiliki dua jenis bunga yaitu berwarna putih dan merah ini, berkhasiat untuk mengobati:

  • https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1e/Catharanthus_roseus_flower_bud%2C_Burdwan%2C_West_Bengal%2C_India_12_09_2012.JPG/355px-Catharanthus_roseus_flower_bud%2C_Burdwan%2C_West_Bengal%2C_India_12_09_2012.JPG

    Kuncup bunga Tapak Dara di barat Bengal, India.

    Diabetes Mellitus

  • Hipertensi
  • Leukimia
  • Asma
  • Bronkhitis
  • Demam
  • Radang Perut / Disentri
  • Anemia (Kurang Darah)
  • Tangan Gemetar (Parkinson)
  • Gondok (Gondong)
  • Batu Ginjal
  • Bengkak / Bisul
  • Luka / Borok
  • Luka Bakar,
  • Haid tidak teratur,
  • Kanker Payudara,
  • Kanker Rahim,
  • dan Kanker lainnya

Berikut ini kami berikan cara pemakaian tapak dara yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

1. Diabetes mellitus (kencing manis)

a. Cara pertama:

6 lembar daun tapak dara dan 15 kuntum bunga tapak dara, dicuci hingga bersih lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Kemudian disaring. Air rebusannya diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

b. Cara kedua:

10-16 lembar daun tapak dara direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas, lalu didinginkan. Air rebusannya diminum jika sudah dingin dan lakukan secara teratur.

c. Cara ketiga

35-45 gr daun tapak dara kering dan adas pulawaras secukupnya direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin diminum dan lakukan secara teratur.

d. Cara keempat

3 lembar daun tapak daradan 15 kuntum bunga tapak dara direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin diminum 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore setelah makan.

2. Hipertensi

a. Cara pertama

15 gr daun atau bunga tapak dara direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc air dan biarkan beberapa saat, kemudian disaring. Air saringannya diminum menjelang tidur.

b. Cara kedua

15-20 gr daun tapak dara kering dan 10 gr bunga krisan direbus dengan 21/2 gelas air sampai mendidih lalu disaring. Air saringannya diminum setiap sore.

DAUN-TAPAK-DARA

3. Leukimia

20-25 gr daun atau kuncup bunga tapak dara direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tersisa setengahnya lalu disaring. Air rebusannya diminum 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari.

4. Asma dan bronkhitis

1 potong bonggol akar tapak dara direbus dengan 5 gelas air sampai mendidi lalu disaring. Air rebusannya diminum 3 kali sehari yaitu pagi dan sore hari.

5. Demam

1 genggam daun tapak dara (kira-kira 12-20 gr), beserta 3 potong batang dan akar tapak dara direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih, dan tersisa menjadi 1 1/2 gelas. Kemudian tambahkan gula air secukupnya. Setelah itu, air rebusannya diminum 2 kali sehari, pagi dan sore hari.

6. Radang perut atau disentri

15-30 gr daun tapak merah direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tambahkan gula kelapa secukupnya. Air rebusannya diminum 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.

tumbuhan tapak-dara 2

7. Kurang darah (anemia)

4 putik bunga tapak dara direndam dengan 1 gelas air, kemudian disimpan di luar rumah dalam semalaman. Airnya diminum pada pagi hari dan dilakukan secara teratur.

8. Tangan gemetar

4-7 lembar daun tapak dara diseduh dengan 1 gelas air panas kemudian disaring. Air seduhannya diminum sekaligus.

9. Gondong, bengkak, bisul dan borok

1 genggam daun tapak dara ditumbuk sampai halus kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.

10. Luka bakar

Beberapa daun tapak daran dan 1/2 genggam beras, direndam dengan air lalu ditumbuk sampai halus. Kemudian tempelkan ramuan tersebut pada luka yang terbakar.

11. Haid tak teratur

Akar tapak dara secukupnya dicuci hingga bersih lalu direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin kemudian disaring. Air saringannya diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

tumbuhan tapak-dara

12. Mengobati kanker

15 gr tapak dara segar, 30-60 gr daun pepaya segar, 30 gr daun bayam merah, 30 gr rumput mutiara, dan 700 cc air. Semua bahan direbus hingga mendidih dan airnya tersisa menjadi 300 cc. Kemudian saring dan tambahkan madu secukupnya. Rebusan tersebut diminum 3 kali sehari sebanyak 100 cc. Namun jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter.

13. Mengobati kanker payudara

6-15 gr tapak dara kering, direbus dengan 40 cc air hingga airnya tersisa 200 cc, lalu disaring. Air tersebut diminum 3 kali sehari secara teratur.

14. Mengobati kanker rahim

15 gr bunga tapak dara, 30 gr rumput lidah ular, dan 600 cc air. Semua bahan direbus hingga mendidih hingga tersisa 20 cc lalu disaring. Airnya diminum sekaligus secara teratur.

15. Mengobati batu ginjal

10 gr daun tapak dara, 30 gr daun kejibeling, dan 15 gr daun tempuyung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring. Airnya diminum 2 kali sehari.

Deskripsi Tapak Dara

Perdu kecil yang berusia tahunan ini berasal dari Amerika Tengah. Tumbuh baik mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 800 meter di atas permukaan laut.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/db/Catharanthus_roseus_Pacifica_Burgundy_Halo-Madagascar_Periwinkle.JPG/217px-Catharanthus_roseus_Pacifica_Burgundy_Halo-Madagascar_Periwinkle.JPG

Pacifica Burgundy Halo – Madagascar Periwinkle

Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka dan terkena sinar matahari, tapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh juga di tempat yang agak terlindung dari sinar matahari.

Habitat perdu ini tumbuh menyamping, dengan tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter.

Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih.

Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun), memiliki kelopak bunga kecil berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 – 2,5 cm, dan memiliki banyak biji.

Bagaimana Cara Budidaya Tanaman Tapak Dara?

Tumbuhan ini tidak tahan terhadap pemangkasan besar dan dapat mati karenanya. Tapak dara biasanya diperbanyak dengan bijinya yang lembut.

a. Tanam di dalam pot

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a4/Catharanthus_roseus_MHNT.BOT.2005.0962.jpg/320px-Catharanthus_roseus_MHNT.BOT.2005.0962.jpg

Buah dan biji Tapak Dara

Caranya, sediakan biji-biji yang tua, lalu semaikan pada suatu tempat persemaian. Masukkan biji ke dalam tanah, lalu tutup dengan lapisan tanah setipis tebal bijinya dan rajinlah menyiram.

Bila biji-biji mulai tumbuh, dan tingginya sudah mencapai sekitar 15 – 20 cm, umumnya dapat dipindahkan ke tempat yang diinginkan.

Jika ingin ditanam dalam pot, tentu perlu disiapkan pot dan media tanamnya.

Pot bisa dari tanah liat, semen, atau kaleng bekas. Media tanamnya berupa campuran tanah subur, kompos, dan pupuk kandang (2 : 1 : 1).

Bibit langsung ditanam dan setelah itu diletakkan di tempat teduh. Setelah sekitar satu minggu kemudian, ditempatkan tumbuhan ini di tempat terbuka.

b. Tanam di tanah / kebun

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/43/Catharanthus_roseus_Madagascar_periwinkle_White.JPG/254px-Catharanthus_roseus_Madagascar_periwinkle_White.JPG

Tapak Dara Putih (White rosy periwinkle)

Sedangkan jika ingin ditanam di kebun pekarangan, perlu dibuat lubang tanah berukuran 15 x 151 x 15 cm, dengan jarak di antara lubang 50 cm.

Tiap lubang diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 1,5 kg. Masukkan bibit ke dalam lubang, lalu timbun dengan tanah dan siram.

Untuk perawatannya, tapak dara tidak menuntut perawatan khusus. Asal disiram dan diberi pupuk, sudah cukup.

Pada awal pertumbuhan, gunakan pupuk yang kandungan nitrogennya tinggi, atau pupuk daun yang disemprotkan pada permukaan bawah daun di pagi hari.

c. Untuk Hasil Terbaik

Selain menggunakan pupuk kandang, untuk hasil terbaik, pastikan tanah agak basah selalu, dan tumbuhan terpapar sinar matahari, karena dengan terkena langsung sinar matahari maka batang dan daun tumbuhan ini akan lebat dan lebih sehat.

Jika tak terkena sinar matahari, maka tumbuhan ini akan mencari sinar matahari, hal ini membuktikan bahwa tumbuhan ini memang membutuhkan terik sinar matahari langsung, dan jika tak terpapar sinar matahari maka tumbuhan ini akan memiliki batang yang kecil dan daun yang lebih tipis bahkan terkadang agak pucat.

Kemudian, ketika tanaman mulai berbunga, untuk merangsang pembungaan, dapat digunakan pupuk yang memiliki kandungan fosfor tinggi. Nah, jika rajin merawat, tentulah dijamin tapak dara akan berbunga sepanjang tahun.

Selamat mencoba.

(Yudiweb.wordpress.com / sumber: Wikipedia dan Buku Apotek Hidup dari Rempah-rempah, Tanaman Hias dan tanaman Liar)

Pos ini dipublikasikan di Flora, Fauna dan Dunia Herbal dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s